Skip to content
Menu

Properties cerita sex nikmat opinion

nikmat lizajdyer.com ayah kurelakan lizajdyer.com pendek cerita cinta (kisah nyata)

Cerita Dewasa - Hari sudah lewat pukul Aku sedang bergegas untuk pergi makan siang ketika handphoneku berbunyi. Kulihat di layar tampak sebuah nomor yang tidak aku kenal. Ini Dian. Ya masih donk.

Nonipun membuka matanya dan menatap ke atas, ke arahku.

Populer Post

Rasa puas hinggap di sekujur tubuhku dapat mengerjai karyawan cantik seperti Noni ini. Sambil berkacak pinggang kuperhatikan Noni dengan lembut menghisapi kemaluanku. Beberapa saat kemudian, ejakulasiku sudah tak tertahan lagi.

too happens:)

Kupegang dengan erat kembali kepala Noni, dan kuhujamkan kemaluanku ke dalam kerongkongannya. Aku tak mau spermaku membasahi pakaianku. Diapun segera membereskan BHnya dan menutup kancing bajunya. Kamipun keluar ruangan kantorku.

Cerita Dewasa Pesta Sex Yang Nikmat

Kuparkir mobil Mercy metalikku di basement sebuah mal yang tak begitu jauh dari kantorku. Beberapa waktu yang lalu sebuah bom meledak di depan hotel tak jauh dari mal tersebut. Semoga saja kali ini tak terjadi hal seperti itu. Kubergegas menuju restoran steak kesukaanku. Setelah makan di restoran franchise dari Afrika Selatan itu, badankupun kembali segar. Pikirankupun kembali cerah, terlebih setelah aku sempat memuaskan dahaga seksualku tadi di kantor.

opinion you are

Akupun memutuskan jalan-jalan sejenak di mal sebelum kembali ke kantor, sekalian untuk membeli HP keluaran terbaru. Di salah satu lantai mal itu, banyak terdapat counter penjualan handphone.

Akupun mampir ke salah satu counter, dan mencoba salah satu HP terbaru. Salah satu kelebihan dari HP ini adalah video recordernya yang dapat merekam hingga 4 menit.

Feb 16,   Cerita Sex Terbaru - setelah sebelumnya ada Cerita Mesum Arisan Berondong Tante Girang, kini ada cerita seks bergambar Rintihan Nikmat Ibu Muda Berjilbab. Cerita Sex Terbaru - setelah sebelumnya ada Cerita Mesum Arisan Berondong Tante Girang, kini ada cerita seks bergambar Rintihan Nikmat Ibu Muda Berjilbab. Cerita Dewasa Pesta Sex Yang Nikmat. By admin | Januari 28, 0 Comment. Cerita Dewasa - Hari sudah lewat pukul Aku sedang bergegas untuk pergi makan siang ketika handphoneku berbunyi. Kulihat di layar tampak sebuah nomor yang tidak aku kenal. "Ya hallo." sapaku. Ceritasex1 - Cerita Sex Nikmat Ditengah Hujanku Bercinta Dengan Guru Seorang wanita dengan jilbab hijau lumut tampak berjalan terburu-buru menuju ruang guru, belahan rok yang cukup sempit memaksa wanita itu mengayun langkah kecil nan cepat. Namun saat dirinya tiba diruangan yang dituju, disana hanya didapatinya Bu Nita yang sibuk mengoreksi hasil ujian harian para siswa.

Sedangkan punyaku hanya bisa standard saja, kurang lebih 10 detik. Kuputuskan untuk membeli HP ini, dan sementara petugas counter telpon itu mengurus pembelianku, kulihat di counter sebelah, duduk dua orang gadis berseragam SMA.

Mereka kadang melirik ke arahku, dan yang seorang tersenyum ketika mata kami saling beradu pandang. Kubalas senyum gadis tersebut. Dia berparas tidak terlalu cantik, tetapi cukup manis. Berambut panjang, dengan kulit sawo matang dan badan yang sexy. Badannya tampak sintal dibalut seragam putih abu-abunya. Tampak buah dadanya yang membusung menantang. Temannya berparas cantik, berkulit putih, dengan badan yang juga sexy walaupun buah dadanya tidak sebesar gadis yang pertama.

Sekilas wajahnya mirip dengan bintang sinetron remaja di televisi. Maklum, baru saja aku mencapai orgasme menggarap resepsionisku. Tapi ketika aku beranjak akan pulang dan melewati mereka, tiba-tiba saja kudengar seseorang bicara.

Beliin kita pulsa dong. Kutengok ternyata si gadis berkulit sawo matang itu yang bicara. Tolong dong. Roknya yang agak mini memperlihatkan keindahan pahanya yang mulus berbulu halus. Dari celah baju seragamnya terlihat sekilas buah dadanya yang cukup besar terbungkus BH berwarna krem. Melihat pemandangan indah ini, berubah pikiranku.

Ingin rasanya aku berkencan dengan mereka, terutama si cantik berkulit putih ini. Mereka kemudian satu per satu memperkenalkan diri. Si gadis berkulit sawo matang bernama Desi, sedangkan temannya bernama Putri. Memang cocok dengan wajahnya yang cantik seperti seorang puteri. Akupun kemudian membelikan mereka pulsa isi ulang seperlunya. Mereka tampak girang. Memang dunia remaja itu menyenangkan. Mereka sangat ceria menikmati masa mudanya, belum terlalu memikirkan hal-hal yang terlalu serius.

Just having fun, mungkin itu motto mereka. Akupun membatalkan rencanaku untuk kembali kekantor. Kuajak dua gadis SMA ini menemaniku jalan-jalan di mal tersebut.

Memang si Desi ini lebih banyak omong, dan yang pasti lebih matre dibandingkan dengan Putri. Tetapi karena tidak mungkin memisahkan mereka berdua, aku ikuti saja kemauannya. Semakin berhutang budi mereka padaku, semakin besar kesempatanku untuk menikmati tubuh belia mereka. Selesai shopping, kuajak mereka ke sebuah cafe di mal tersebut.

Maksudku agar kita dapat berbincang-bincang supaya lebih akrab. Kupesan coffee latte buatku dan mereka memesan soft drink serta tiramisu. Kamipun berbincang-bincang panjang lebar. Mereka masing-masing berusia 18 tahun, dan kelas dua sebuah SMA negeri. Dua-duanya adalah anggota cheerleader sekolah tersebut.

Desi mengaku sedang tidak punya pacar, sedangkan Putri sudah punya seseorang.

Desi sering menggoda kalau Putri adalah bunga SMAnya. Banyak yang mengejar-ngejarnya untuk dijadikan pacar. Jangan percaya. Habis kamu cantik sih. Siapa sih yang di TV itu.

opinion you are

Oom pernah nonton sinetronnya. Masayu Anastasia. Memang mirip kok Oom. Cuma yang satu jadi bintang sinetron. Yang ini jadi bintang mal. Kamipun tertawa mendengar celetukkan Desi. Sampai-sampai beberapa orang di cafe tersebut menengok ke arah kami. Beberapa pria tampak melihat dengan bernafsu kepada kedua gadis ini, terutama pada Putri. Sesudah bosan berada di cafe tersebut, kuajak mereka jalan-jalan keluar. Kamipun berjalan menuju tempat parkir di basement.

Kubuka pintu mobilku dan Desipun duduk di kursi depan di sebelahku. Aku agak kecewa karena sebenarnya aku ingin Putri yang duduk di situ. Tak lama kamipun meluncur meninggalkan mal tersebut. Sesekali kulirik lewat kaca spionku, Putri yang sedang duduk dibelakang. Tampak dia menyadari kalau aku perhatikan, dan dia hanya tersenyum tersipu. Memang Desi ini kelihatannya lebih bandel dan berani. Gimana kalau kita istirahat dulu di motel? Put, gimana loe? Gimana sih loe. Karena tidak ada jawaban dari Putri, kuanggap saja dia setuju untuk menemani Desi dan aku beristirahat di motel.

Tak lama kami sudah sampai di motel langgananku. Desi dan aku turun di garasi dan menuju kamar. Udah deh loe ikut aja. Akhirnya kami bertiga masuk ke dalam kamar motel itu. Seperti biasa, petugas motel datang untuk menarik pembayaran.

Aku membook untuk 6 jam seperti biasa.

what necessary words

Setelah petugas motel pergi aku merebahkan diriku di atas ranjang. Putri tampak duduk di kursi yang tersedia di pojok kamar. Sementara Desi pergi ke kamar kecil. Setelah muncul kembali, Desi kemudian ikut rebahan di ranjang bersamaku. Kulingkarkan tanganku pada pundaknya dan kuelus-elus dia. Tak ada rotan akarpun jadi, pikirku. Toh Desi juga lumayan manis dan badannyapun sexy. Tak lama akupun sudah menciumi bibirnya sambil tanganku meraba-raba dadanya.

Sini donk. Putri kemudian tampak menelpon pacarnya. Sayup-sayup kudengar suaranya mengatakan kalau dia sedang ada tugas sekolah.

Tak kudengar percakapan selebihnya karena Desi sudah menciumiku penuh gairah. Kubuka baju sekolah Desi dan sekalian kubuka pengait BHnya. Begitu kuloloskan penutup dadanya, gumpalan daging kenyal Desi tampak begitu menggoda. Langsung kuciumi dan kujilati buah dada itu dengan rakus. Kuhisap-hisap putingnya sambil mataku menatap Putri yang tampak termangu menyaksikan sahabatnya sedang aku gumuli. Kubuka juga rok abu-abu Desi sehingga tampak celana dalamnya yang berwarna hitam berenda.

Kusibakkan celana dalam itu, sehingga jariku dapat meraba bibir vaginanya. Desipun melenguh nikmat ketika jariku menemukan klitorisnya. Sementara itu, mulutku masih dengan rakus menikmati buah dada gadis SMA ini. Desi yang sudah sangat bernafsu kemudian berbalik menindih tubuhku.

Dengan cepat dia melucuti kancing kemejaku. Dihisapnya puting dadaku satu persatu, sementara tangannya melucuti celanaku. Tak lama akupun tinggal bercelana dalam, dan tampak kepala kemaluanku mencuat keluar tak mampu tertampung di dalamnya. Besar sekali Oom. Sini deh loe lihat. Desipun kemudian membuka celana dalamku, dan kemaluanku yang sudah berontak tampak berdiri tegak menjulang dengan gagahnya dihadapan mata kedua gadis remaja ini.

Gede banget. Bikin Desi nafsu. Desi menjilati kemudian mengulum kemaluanku. Kulirik tampak Putri melihat adegan ini dengan muka yang memerah, dan tangannya tampak meraba-raba dadanya tanda dia mulai terangsang. Bantuin gue dong. Kuelus-elus rambutnya yang panjang itu. Kadang tanganku berpindah ke dadanya yang sekal dan kupermainkan puting susunya. Kamar tersebut cukup besar, bisa dibilang lebih besar dari kamarku di rumah.

Kasurnya king size, cukup untuk tidur 4 orang sepertinya. Lampu kuning yang temaram, menambah kenyamanan kamar tersebut. Aku pun mengangguk, lalu meletakan tas ku di samping kasur tersebut. Sinta tampak mengambil sesuatu dari lemari.

Ada baju sepertinya muat sama kamu. Pake nih, daripada masuk angin. Mendengar perkataan Sinta seperti itu, dengan santainya ku buka saja pakaianku di depan Sinta dan menggantinya dengan pakaian yang ia berikan. Kali ini aku sedikit ragu untuk mengganti celanaku di hadapannya. Penisku sedang berdiri sedang, tidak terlalu tegang, tapi pasti terlihat jelas bila ku tanggalkan celanaku dan tersisa celana dalamnya saja.

Ia hanya tertawa. Aku pun nekat, dengan pasti ku buka kancing celana dan reseletingnya. Ku turunkan celanaku.

Sinta sedikit terbelak melihat cetakan penisku yang menyumbul dibalik celana dalam. Aku yang mengetahui hal tersebut, sengaja mengulur waktu untuk memakai celana. Udah lama ya gak liat? Tanpa ku duga, Sinta langsung menghampiri dan menarik turun celana dalamku.

Penisku yang baru setengah berdiri itu langsung digenggamnya dengan kuat. Ia pun berjongkok dan memasukan penisku ke dalam mulutnya. Mendapat perlakuan seperti itu, aku hanya meringis menahan nikmat. Sinta buas sekali melahap penisku. Awalnya ia memasukan penisku seluruhnya ke dalam mulut, lalu ia menjilati batangnya dengan pelan, menghisap kepala penisku, lalu menjilati zakarku dengan rakusnya. Penisku semakin tegang, kali ini tegang dengan kekuatan penuh.

Sinta tidak menjawab, ia semakin asik memasukan penisku ke dalam mulutnya.

MAKASIH lizajdyer.com lizajdyer.com PENDEK KENAKALAN REMAJA (cerita pendek)

Tidak mau tinggal diam, aku pun menarik pakaian Sinta agar terlepas. Sinta menaikan tangannya untuk memudahkan ku. Tubuhnya begitu putih dan bersih. Branya yang berwarna biru muda masih tertinggal di badannya, menutupi dua gundukan payudara indah yang siap kunikmati sesaat lagi.

Aku pun menarik tubuh Sinta agar kembali berdiri. Langsung ku lumat bibirnya yang cukup tebal tersebut. Lidah kami saling berpagutan, sesekali ia menggigit bibirku dengan gemas, dan menghisap lidahku dengan kuat. Lalu aku mendorong tubuh Sinta ke kasur. Ku tarik celananya turun, kini celana dalam mininya yang berwarna senada dengan branya terlihat jelas. Wanita cantik yang baru saja ku kenal kurang dari tiga jam, kini sedang berbaring hampir telanjang di hadapanku, menunggu untuk ku nikmati sampai pagi.

Dengan tidak sabar, aku pun membuka celana dalam Sinta. Kali ini giliranku menikmati kemaluannya. Bulu bulu tampak tercukur rapih, ku buka kaki Sinta dan ku dekatkan wajahku ke arah vaginanya. Tercium aroma sedap khas dari vagina basah yang penuh gairah. Ku usapkan jariku di bibir vaginanya yang membuat Sinta menggelinjang.

Aku tidak memedulikannya. Aku pun menjulurkan lidahku dan menjilati klitorisnya yang merekah basah. Jari telunjuk dan jari tengahku kususupkan masuk ke dalam vaginanya, perlahan ku keluar masukan jariku untuk menambah kenikmatan Sinta. Semakin Sinta berteriak, semakin liar pula permainan lidahku di vaginanya. Tangan kiri ku arahkan ke payudaranya, ku remas remas dan ku pilih putingnya.

Ku serang habis vagina dan payudaranya di saat yang bersamaan. Perasaan nikmat kini menjalar di seluruh tubuh Sinta. Aku pun menambah frekuensi serangan.

Kali ini kocokan jari di lubang vagina Sinta semakin cepat, jilatanku pun semakin jadi. Benar saja, cairan putih cair hangat keluar dari dalam vaginanya. Ku hisap dan ku jilat habis tak bersisa. Sinta terengah-engah setelah klimaks yang ia dapatkan.

Tubuhnya sudah dipenuhi keringat meski udara masih terasa dingin karena hujan yang semakin deras di luar. Aku pun merebahkan tubuhku di samping Sinta. Aku ingin membiarkannya menikmati sisa-sisa kenikmatan sambil mengumpulkan tenaga. Aku hanya diam tersenyum. Ku peluk tubuh Sinta dari samping, sambil ku mainkan payudaranya yang cukup besar itu. Sinta lalu bangkit dari tidurnya dan berjalan menuju lemari yang ada di pojok ruangan.

Ia buka pintu lemari tersebut dan mencari sesuatu di laci yang ada di dalamnya. Aku mengangguk. Sinta pun membuka kotak kondom berwarna merah tersebut dan mengeluarkan isinya.

understand this

Masih ada dua kondom tersisa di dalamnya. Dengan pasti Sinta memasangkan kondom di penisku yang masih tegang. Aku hanya berbaring menyaksikan Sinta yang terlihat tidak sabar ingin menghujani vaginanya dengan serangan dari penisku. Begitu kondom terpasang, Sinta memosisikan dirinya diatasku. Ia duduk sambil mengarahkan penisku ke lubang vaginanya.

Sinta menduduki diriku dengan penisku yang tertanam seluruhnya di dalam vaginanya. Mulutnya terbuka begitu penisku menghujam ujung vagina. Perlahan Sinta memaju mundurkan tubuhnya diatasku. Penisku terasa ditarik begitu Sinta menggerakan pinggulnya. Tubuhnya yang indah bergerak seluruhnya mengiringi kenikmatan yang ia rasakan. Aku pun meremas payudara Sinta untuk menambah kenikmatan.

Begitu tanganku menyentuh payudaranya, Sinta seakan berubah menjadi binatang yang haus dan liar. Ia langsung menggoyangkan pinggulnya dengan kencang dan cepat seolah tidak ingin membiarkan sedikitpun penisku keluar dari dalam vaginanya. Rumah Sinta yang besar tentu membuat kami berdua semakin santai dan leluasa untuk berteriak dan merintih merasakan nikmat yang sedang kami ciptakan. Aku pun memegangi pinggul Sinta agar berhenti bergoyang, kali ini aku yang menggerakan pinggulku naik turun.

Sinta semakin menikmati penisku yang sedang melayani vaginanya. Tubuhnya terkulai diatasku seketika itu juga. Aku pun mencium kening Sinta lalu mendorong tubuhnya. Kali ini aku ada di atasnya. Ku arahkan penisku lagi dan ku masukan sekali lagi. Untungnya, kondom yang Sinta berikan sangat tipis sehingga tidak mengurangi kenikmatan penisku yang dilayani vagina Sinta.

Bulir di dalam vaginanya terasa langsung di penisku seperti aku tidak menggunakan kondom. Ku genjot vagina Sinta sambil tanganku sesekali meraba payudaranya.

Ku percepat genjotannya agar bisa cepat keluar, karena Sintapun terlihat sudah cukup lelah. Akhirnya ku rasakan dorongan yang kuat dari dalam penisku yang memaksa untuk keluar.

Cerita Hot Terbaru: Berbuat Baik Berujung Nikmat, cerita dewasa, kumpulan cerita sex, blowjob, handjob, cerita sex dewasa, cerita seks dewasa, tante girang, daun muda, pemerkosaan, cerita seks artis,cerita sex artis, cerita porno artis,cerita hot artis, cerita sex, cerita kenikmatan,cerita bokep, cerita ngentot,cerita hot, bacaan seks, cerita, Kumpulan Cerita Seks, onani dan Masturbasi, cerita. Watch Cerita Sex Nikmat porn videos for free, here on lizajdyer.com Discover the growing collection of high quality Most Relevant XXX movies and clips. No other sex tube is more popular and features more Cerita Sex Nikmat scenes than Pornhub! Browse through our impressive selection of porn videos in HD quality on any device you own. Cerita Dewasa Kisah Sexs Ku Yang Nikmat Di SMA 25/12/ ABG, Cerita Bokep, Cerita Sex, Dewasa, Janda, Tante Comments: 0. Cerita Dewasa Kisah Sexs Ku Yang Nikmat Di SMA Siang itu suasana di salah satu SMU negeri di Denpasar sangat hiruk-pikuk oleh ramainya pengumuman bagi siswa kelas 3 yang akan mengakhiri hari terakhir mereka di sekolah tercinta. Salah seorang gadis .

Tanpa menunggu lama, ku muncratkan air mani yang sudah begitu lama tertahan di dalam buah zakar ku tersebut. Aku pun merasa lemas bukan kepalang, tubuhku langsung ambruk disamping Sinta yang sedang kelelahan.

Malam itu kami pun tertidur berdua, tanpa busana. Ku rasakan ada sesuatu yang hangat di penisku. Aku yang masih mengantuk berusaha untuk membuka mata.

Rupanya Sinta sedang menyambut penisku yang berdiri di pagi hari.

Cerita sex nikmat

Ku lihat jam dinding yang ada di depanku, waktu sudah pukul 9 pagi, dan aku terbangun karena hisapan Sinta di penisku yang terasa sangat nikmat. Aku pun segar dengan cepat, dan menikmati kegiatan Sinta.

consider, that you

Dijilatinya dengan pelan batang penisku, dan dimainkan sesekali lidahnya di kepala penisku. Terasa begitu nikmat di pagi hari. Membuatku ingin melakukannya seharian tanpa henti.

opinion you

Sinta lalu menarik tanganku agar ku bangun. Aku menyetujuinya dan lekas bangun dari tidurku. Aku berjalan mengikuti Sinta. Ia menuntun penisku agar tetap berdiri. Sesampainya di kamar mandi, Sinta menyalakan shower dan membasahi dirinya. Ia lalu berjongkok dan menghisap kembali penisku. Diremasnya buah zakarku dengan gemas. Aku tidak merasakan dingin air sama sekali, sebaliknya, yang kurasakan hanya hangat menyelimuti penisku dari mulut Sinta.

Sinta lalu bangkit, mengambil kondom yang tersisa, memasangkan kondom pada penisku, dan memunggungi diriku.

excited too

Tubuhnya dicondongkan ke depan, aku mengerti maksudnya. Sinta menyandarkan kedua tangannya ke tembok, aku mengarahkan penisku ke vaginanya dari belakang. Dengan sekali hentakan, penisku pun kembali menghujam vagina Sinta. Tanganku meraih payudaranya dan meremas ke duanya sambil pinggulku bergoyang mengeluar-masukan penisku dari dalam vagina Sinta. Aku semakin terangsang mendengarnya.

Tangan Sinta menahan tubuhku sebagai tanda untuk aku menghentikan genjotannya. Lalu ia menggerakan pinggulnya naik turun, sensasi kenikmatan yang tiada duanya. Sungguh nikmat vagina Sinta, kenikmatan terus menjalar diseluruh tubuhku tanpa henti.

Next related articles:
  • Boy penis massage
  • Cherokee fuck cum
  • Posted in Sex

    1 thoughts on “Cerita sex nikmat

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *